Pemuda Swedia Ini "Menyulap" Kamar Murah Yang Disewanya di Beijing, Lihat Perubahannya Sungguh Luar Biasa








 ==============================

Next Article: Keuangan

Tips Mengelola Keuangan Sebelum Kredit Rumah

Jika Anda berniat kredit rumah dengan KPR, maka perlu persiapan yang matang agar nantinya tidak mengalami kemacetan saat bayar cicilan.

Persiapan yang pertama adalah perlu mengetahui syarat-syarat pengajuan KPR. Karena ternyata selama ini banyak orang yang takut ditolak bank saat mengajukan KPR. Padahal Anda tidak mungkin ditolak jika mengetahui syarat kunci diterimanya KPR.

Saat proses pengajuan KPR, bank pada umumnya ingin mengetahui seberapa besar penghasilan Anda dan darimana sumbernya. Hal tersebut dilakukan untuk menetapkan jumlah cicilan per bulannya, agar keuangan Anda tetap stabil.

Pihak bank biasanya juga menelusuri berapa banyak pengeluaran Anda setiap bulan dan hutang jangka panjang yang Anda miliki seperti angsuran alat elektronik, kendaraan, serta cara dan kebiasaan Anda dalam menggunakan kartu kredit.

Bank juga tidak lupa mencari tahu kebiasaan Anda dalam mengelola tabungan. Bank pada umumnya menyukai calon debitur yang mampu menabung 35% dari keseluruhan gaji bulanannya.

Setelah itu, bank akan mempertimbangkan harga rumah dan tanah yang dijadikan angunan KPR. Harganya bisa sama, lebih tinggi, atau lebih rendah dari harga jual.

Nah, sebelum melakukan kredit rumah dengan KPR, pastikan bahwa Anda memiliki uang untuk DP KPR. Uang muka besarnya tergantung kebijakan bank dan juga pengembang. Biasanya untuk rumah pertama, perlu menyiapkan uang muka 15 % dari harga jual.

Pilihan rumah yang uang mukanya kurang dari 50 juta rupiah, bisa Anda cari di Perumahan baru Rumah.com. Daftarnya antara lain Almas Residence, Ndalem Kalegan Ampeldento, Ayani Residence, Villa Sawangan Asri,The Orchard Residences, Cluster The Crystal Residence, dan Acropolis.

Tips lain yang perlu dilakukan jika sedang kredit rumah yaitu memangkas pengeluaran yang tidak penting, menghindari perilaku konsumtif, dan hidup lebih sederhana.

Anda paling tidak harus bisa mengalokasikan penghasilan seperti yang diajarkan dalam ilmu perencanaan keuangan berikut ini.

50% - 60%    = untuk biaya hidup bulanan (sebaiknya yang dihabiskan hanya 20%)
20%        = tabungan dan investasi
10%        = dana darurat

Anda juga bisa meningkatkan jumlah cicilan per bulan walaupun gaji sama besarnya dengan cara memanfaatkan kenaikan gaji, bonus, tunjangan, investasi, ataupun usaha sampingan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemuda Swedia Ini "Menyulap" Kamar Murah Yang Disewanya di Beijing, Lihat Perubahannya Sungguh Luar Biasa"

Post a Comment