Dia Dibuang Karena Berbibir Sumbing, Beruntung Ada Yang Mau Mengadopsi, Lihat Apa Yang Terjadi 30 Tahun Kemudian


Sungguh malang nasib gadis kecil bernama Li lan, karena terlahir sumbing ia dibuang di pinggir jalan oleh kedua orang tuanya tanpa rasa kasihan ketika cuaca dingin datang di awal musim gugur di salah satu desa di Cina.

Kedua orang tuanya, pak Zhang dan istrinya awalnya menginginkan anak perempuan karena sebelumnya anak pertama mereka adalah laki-laki. Akhirnya tak lama kemudian harapan mereka terkabul dengan lahirnya anak perempuan.

Namun sungguh malang nasib pun tak dapat ditolak, anak yang terlahir tersebut pun cacat karena bibir yang sumbing. Dengan rasa kecewa, pak Zhang dan istrinya memikirkan bagaimana kelak dengan nasib anak ini. Mereka berpikir ketika Li lan dewasa, pastinya tak ada pria yang mau menikahinya kelak dan takut nantinya membawa sial yang akan berdampak pada saudara laki-lakinya untuk mendapatkan istri.

Akhirnya tanpa rasa kasihan merekapun membuang Li lan ke jalanan tanpa peduli nasibnya akan bagaimana. Namun beruntungnya Li lan, ia ditemukan oleh sepasang suami istri yang kasihan padanya, terlebih lagi kedua pasangan tersebut memang tidak memiliki anak.

Li jian dan istrinya, pasangan yang baik hati ini telah menikah selama 8 tahun dan belum dikaruniai anak. Sehingga ketika mereka melihat gadis kecil malang tersebut tanpa berpikir panjang mereka pun menolong dan membawanya pulang tanpa melihat kekurangan fisik Li lan yang dimilikinya.

Dengan usaha warung kecil jualan tahu milik mereka, mereka merasa sanggup untuk menghidupi Li lan, dan juga mereka ingin agar Li lan bisa dioperasi nanti agar bibir sumbingnya menjadi normal.

Li Jian dan istrinya pun berhemat mengumpulkan uang demi Li lan karena biaya operasi tersebut pastinya besar. Tetangga mereka menyarankan mereka agar Li lan diserahkan saja ke panti sosial namun dengan tegas Li jian dan istri menolaknya.



Ketika Li Lan berumur 6 tahun akhirnya ia dibawa kerumah sakit untuk dilakukan operasi pada bibirnya. Dokter mengatakan bahwa operasi harus dilakukan sekitar lima atau enam kali agar bibirnya menjadi normal. Mendengar hal tersebut mereka sangat senang karena harapan bibir Li lan menjadi normal bisa terjadi dan tidak peduli berapun biaya yang akan dikeluarkan.


Waktu pun berlalu dan tak terasa kini Li lan sudah menjadi gadis cantik dewasa berusia 20 tahun. Bibir sumbingnya pun sudah tak nampak lagi setelah dilakukan beberapa operasi. Li lan pun mengambil di kuliah di kota dan setelah lulus, ia bekerja di sebuah perusaan produk makanan.

Karena kecerdasan yang ia miliki, ia dipromosikan sebagai manager di perusahaan tempat ia bekerja. Meskipun memegang jabatan yang cukup tinggi, lilan memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut dan memilih mendirikan pabrik pengolahan kedelai di desanya.

Dibawah pengelolaan Li Lan, pabrik yang didirikannya berkembang dengan pesat karena tak butuh waktu yang lama untuk menjadi sebuah pabrik besar yang turut membantu menyediakan lapangan pekerjaan di desa tempat ia tinggal.


Li Lan pun kini menjadi pengusaha yang sukses. Untuk membahagiakan kedua orang tua angkatnya, ia membangun rumah berlantai dua dan membelikan mereka sebuah mobil.

Para penduduk desa yang melihat nasib Li Lan kini merasa iri pada kedua orang tua angkat Li lan yaitu Li Jian dan istrinya, mereka mengatakan sebuah keputusan yang tepat karena telah mengadopsi Li lan dan menganggap mereka sungguh beruntung.



Pada saat awal peresmian pabrik milik Li lan, banyak sekali para penduduk desa berdatangan kesana untuk memberikan ucapan selamat.



Diantara penduduk desa yang memberi selamat tersebut, datanglah seorang suami istri yang mendekati Li lan dan kedua orang tua angkatnya. Tanpa basa basi suami istri tersebut berkata:

“Xiao Lan (nama kecil Li Lan), apa kamu masih kenal sama kami ? Kami adalah orangtua kandungmu, sedangkan mereka itu bukanlah ayah-ibu kandungmu, kamilah orangtua kandungmu"

“Saat itu, kamu masih punya saudara laki-laki, karena kami tidak sanggup merawat dan membesarkanmu, jadi….kamu harus memaafkan kami ya…saat itu kami memang benar-benar terpaksa.”

Mendengar hal tersebut Li lan dan orang tua angkatnya terkejut, lalu kemudian Li lan pun berkata kepada kepada orang tua kandung mereka:

“Saya adalah anak kandung mereka! Saya Li Lan, dalam seumur hidup ini hanya punya satu ayah yaitu Li Jian, tidak ada ayah kedua ! “

“Siapa yang membuang saya ke pinggir jalan? Siapa yang merasa malu punya anak seperti saya ? Lalu siapa yang memandang saya sebagai anak kesayangannya ? “

“Siapa yang merasa takut saya hanya akan merepotkan mereka? Dan siapa yang menghabiskan seluruh harta keluarga hanya untuk mengobati saya ? “

“Saya tahu persis dan sadar akan semua ini, kalian tidak perlu mengajariku, memang kalian yang melahirkanku ke dunia ini, tapi merekalah (sambil menunjuk ke orangtua angkatnya) yang memberi saya kehidupan sampai detik ini! ”

Setelah mendengar perkataan Li lan, wajah orang tua kandung mereka, pak Zhang dan istrinya pun memerah dan hanya mampu terdiam mendengar hal tersebut. Kemudian Li lan memberikan amplop besar kepada mereka dan memilih pergi meninggalkan mereka berdua.

Ketika pak Zhang dan istrinya membuka amplop besar pemberian Li lan, mereka menemukan uang sebesar 50 juta rupiah dan secarik kertas berisi satu kalimat singkat : Terima kasih telah melahirkan saya ke dunia, dan jangan pernah bertemu lagi! 

Sumber: goodtimes.my

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dia Dibuang Karena Berbibir Sumbing, Beruntung Ada Yang Mau Mengadopsi, Lihat Apa Yang Terjadi 30 Tahun Kemudian"

Post a Comment